Pemanfaatan Akses Digital untuk Saudara-saudara Disabilitas

Latar Belakang
Tahun ini ISOC memasuki tahun ke-25 di dalam kiprahnya membangun komunitas internet di dunia.ISOC Chapter Jakarta pun turut berpartisipasi merayakan masa 25 tahun tersebut dengan menggelar program “Pemanfaatan Akses Digital untuk Saudara-Saudara Disabilitas” yang sepenuhnya mengadopsi program ISOC Asia Pasifik.Berdasarkan data di PBB, diperkirakan bahwa 1 dari 6 orang di Asia Pasifik tinggal bersama dengan disabilitas, dimana total disabilitas sekitar 650 juta orang.Saudara-saudara disabilitas di Indonesia khususnya, masih kerap menghadapi barier yang membatasi mereka untuk dapat bersosialisasi di dalam masyarakat, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi informasi.Sejak Desember 2015, Internet Society (ISOC) Asia-Pacific Bureau bekerja sama dengan ISOC Chapter, pemerintah, industri dan civil society setempat, membantu para saudara disabilitas di Pakistan yang jumlahnya sekitar 30 juta orang.Atas hasil yang sangat baik di Pakistan tersebut, maka ISOC APAC bermaksud untuk mereplikasi programnya di Indonesia melalui sebuah langkah awal, dengan menyelenggarakan workshop dan dialog.

 

Bentuk Kegiatan
Workshop dan Dialog yang dikemas dalam Panel Diskusi.

 

Tema
Pemanfaatan akses digital tanpa barier untuk saudara-saudara disabilitas.

Pelaksanaan

Hari/Tanggal :  Sabtu, 28 Oktober 2017
Pukul : 09.00 – 17.00
Tempat : Jakarta

 

Target Peserta
70 peserta dari saudara-saudara disabilitas,  penggiat disabilitas, akademisi, manajemen sekolah, mahasiswa, pelajar, web developer, kalangan usaha, dan pemerintah.

 

Pada Workshop dan Dialog tersebut akan dibahas hal utama, seperti:

  1. Informasi kepada komunitas web developer terkait kebutuhan produk digital untuk saudara-saudara disabilitas.
  2. Penyampaian kepada komunitas web developer tentang pendekatan dan desain untuk membangun sebuah produk digital yang dibutuhkan oleh saudara-saudara disabilitas.
  3. Sharing dari saudara-saudara disabilitas.
  4. Best practices dan pengalaman dari para penggiat saudara-saudara disabilitas.
  5. Keterlibatan akademisi, manajemen sekolah, mahasiswa, dan pelajar untuk berbagi pengalaman dan pemberian masukan terkait dengan pemberian ruang belajar dan bergaul yang sama kepada saudara-saudara disabilitas.
  6. Sosialisasi dari pemerintah tentang perundangan dan program kerja terkait dengan pengakuan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
  7. Penguatan kerja sama para pemangku kepentingan di industry IT, untuk bersama menyediakan kemudahan akses digital bagi saudara-saudara disabilitas.
  8. Perumusan rekomendasi kebijakan dan program kepada institusi yang terkait dengan pengakuan dan pemenuhan hak saudara-saudara disabilitas.

Agenda

Sesi-1
Workshop teknikal yang diperuntukkan bagi komunitas developer dan para disabilitas untuk dapat mendiskusikan aplikasi yang dibutuhkan, dan guidelines untuk penyediaannya.

Waktu Kegiatan
08.45 – 09.00 Registrasi
09.00 – 09.20 Sambutan Ketua ISOC
Sambutan dari para Mitra Pendukung
09.20 – 10.10 Pembukaan oleh ISOC Regional Development Manager, Asia-PacificBagian-1: Accessibility guidelines and design principles (dengan practical demonstrations/pemutaran beberapa video)
10.10 – 10.30 Coffee Break-1
10.30 – 11.20 Bagian-2: Diskusi dan Tanya Jawab tentang Aplikasi dan Beberapa Implementasi.Partisipan akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil
11.20 – 11.30 Penutup sebelum jeda sholat Jumat dan makan siang
11.30 – 14.00 Istirahat makan siang dan sholat

Sesi-2
Dialog tentang permasalahan dan solusi terkait dengan penyediaan akses digital. Karena akan ada pembicara dari Pakistan, maka diskusi akan dilakukan sebagian dalam Bahasa Inggris.

Waktu Kegiatan
14.00 – 15.00 Presentasi dari Para Narasumber
15.00 – 16.00 Forum Diskusi :Tantangan yang Dihadapi oleh Saudara-Saudara Disabilitas, serta Potensi Penyelesaian Permasalahannya
16.00 – 16.30 Coffee Break-2
16.30 – 16.50 Panel:Rangkuman Rencana dan Program atas Penyediaan Akses Digital untuk Saudara-Saudara Disabilitas
16.50 – 17.00 Penutup oleh Sekjen ISOC

 

Setelah Workshop dan Dialog

Seusai Program Workshop dan Dialog, akan disiapkan dokumen yang berisikan tentang detil isu prioritas, dan rekomendasi kongkrit yang harus dilakukan. Dokumen tersebut akan dipublikasikan untuk diseminasi seluas-luasnya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi di dalam pemanfaatan akses digital bagi saudara-saudara disabilitas di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *